Kumpulan Tulisan Emosi Selama 3 Tahun. Interview dengan penulis/penyair, Amelia C. Effendy tentang buku terbarunya

January 11, 2017

“Poetry is when an emotion has found it’s thought and the thought has found words.”

-Robert Frost (1874-1963)

 

 

“Suatu puisi tercipta ketika emosi bertemu suatu pemikiran dan ketika pemikiran tersebut bertemu dengan kata-kata.” Begitulah pemahaman puisi menurut seorang puitis Amerika, Robert Frost.

Kita semua suka puisi, iya kan? Puisi itu hebat. Mungkin kalian suka membaca puisi ketika sedang sedih, marah, senang, sayang dengan seseorang, etc. Puisi seakan-akan berhubungan dengan perasaan kita. Kalian merasa “Wah! Puisi ini tentang aku!” Dan perasaan seperti itu memang sangat mengasyikan.

Kalian tahu apalagi yang hebat? Pemikiran anak muda. Kreatif, out of the box, segar, dan selalu mencoba yang baru.

Berhubungan dengan puisi dan anak muda, salah satu anggota Someday Project, Amelia C. Effendy, seorang pelajar perempuan kelas 3 SMA akan mem-karya antologi puisinya, yang berjudul Berbisik Lalu Berteriak

Nah! Kami beruntung dapat mewawancarai saudari Amelia C. Effendy untuk mengupas sedikit info pada karya terbarunya, pada hari Selasa, 19 Desember 2016. Berikut hasilnya,

 

 

Someday Project : Okey! First question, karya saudari Amelia ini sebenarnya tentang apa? Apakah ada semacam benang merah, atau general theme pada antologi saudari?

 

Amelia : Sebenarnya, kumpulan puisi dalam buku Berbisik Lalu Berteriak ini adalah segala hal yang terlintas di pikiran atau di hati aku aja, jadi aku pun tidak membuat tema khusus seperti cinta melulu. Banyak puisi yang dibuat secara spontan dari pengamatan maupun pendengaran aku jadi tidak bisa dipastikan satu tema khususnya.

 

Someday Project : Hm… oke oke… Lanjut, second question!  Ketika Amelia menulis buku ini apakah ada seseorang atau sesuatu (atau bahkan momen) yang motivasi dan menginspirasi Amelia?

 

Amelia : Puisi-puisi dalam buku ini ditulis dalam rentang waktu 2014 s.d 2016, jadi inilah hidupku dan sekitarku dalam 3 tahun terakhir. Tentu saja aku terinspirasi oleh alam sekitar yang aku jajaki dan orang orang yang aku temui.

 

Someday Project : Wah… 3 tahun? Semua puisi selama 3 tahun dimuat dalam satu buku?

 

Amelia : (Tertawa) Gak semua 3 tahun aku masukin buku lah…

 

Someday Project : (Tertawa) Baik-baik…. Buat pertanyaan ketiga. Dari semua puisi yang Amelai muat di buku ini, ada tidak puisi favorit? Dari sisi paling asik pada saat proses penulisan, atau hasilnya paling membanggakan? Kalau ada, kenapa?

 

Amelia : Wah, puisi favorit? Sejujurnya puisi-puisi ini sudah cukup mewakili apa yang ingin aku utarakan (sampaikan), jadi tidak ada yang akku favoritkan. Aku menyerahkan lagi kepada para pembaca, mereka bebas memilih yang mana favorit mereka (tertawa)

 

Someday Project : Baik.. baik… Ok! Fourth question.. kalo boleh tahu, bagaimana prosesnya sampai karya Amelia bisa dipublish sampai ke toko buku?

 

Amelia : Yang pertama sih kalian harus milah milah karya kalian sebelum kasih ke penerbit, pasti ada keraguan tapi harus berani saja, kalo nggak nanti karya mu cuma sebatas ada di arsip pribadi, kan sayang. Setelah itu serahkan ke penerbit dan tunggu kabar dari mereka.

 

Someday Project : Baik, baik.. Untuk pertanyaan kelima, kalau misalnya Amelia berdiri di depan jutaan anak yang bercita-cita menjadi penulis, pesan apa yang ingin Amelia sampaikan ke anak-anak tersebut?

 

Amelia : Wah, saat itu aku pernah down dan aku dibangkitkan oleh kata-kata salah seorang penulis ternama… Dia bilang begini ke aku, “Pokoknya jangan pernah berhenti menulis, jangan pernah berhenti berkarya, gak boleh.” Oke… Aku mau bilang, jangan berhenti berkarya karena takut dibilang karyamu payah, haram (tertawa)

 

Someday Project : Wah…. Keren keren. Sixth question, kalau Amelia diminta untuk memberi satu kalimat alasan kenapa orang orang harus baca karya Amelia, apa isinya?

 

Amelia : “Buku Berbisik Lalu Berteriak adalah keresahan yang paling jujur dan mari budayakan lagi kegemaran karya sastra di Indonesia sejak dini”

 

Someday Project : Oke… Untuk pertanyaan terakhir nih, ada kesan tidak selagi menulis buku ini?

 

Amelia : Kesannya adalah cita-citaku yang mengharuskan aku punya buku saat duduk dibangku SMA itu sesuatu deh, karena lumayan banyak yang nggak percaya kalo aku serius dalam dunia menulis jadi aku harus gencar-gencar meningkatkan kualitas. Seru deh, jadi tantangan sendiri buat aku.

 

Someday Project : Okee.. terima kasih banyak Amelia untuk waktunya, sukses bukunya!

 

Amelia : Terima kasih banyaak!

 

Sekian wawancara kami dengan saudari Amelia C. Effendy, buku Berbisik Lalu Berteriak sudah dapat dipesan di website penerbit!

          

Sekian! Terima kasih untuk membaca, dan have a good day!

 

            

 

Please reload

Recent Posts

September 16, 2017

March 6, 2017

December 15, 2016

Please reload

“A Place where Sincere Art is Continuously Created."

  • Black Instagram Icon
  • Black YouTube Icon
  • Black Facebook Icon
  • Black Spotify Icon